Saya kembali ke Bali di awal Desember 2019. Entah sudah untuk yang keberapa kali. Gak pernah ngitung dan niat ngitungin juga. Bali seringkali panas setiap saya datang. Bahkan konon kabarnya setiap terlihat awan yang tampak gelap, ada yang menembakkan laser supaya hujan tidak terjadi. Tapi, di kunjungan sekali ini matahari sepertinya sudah buka 5 cabang. Panas terik tak terkira. Sungguh berlebihan. Suhu terheboh yang pernah saya rasakan. Habis mandi langsung keringetan. Di dalam mobil dengan AC 19C gak berasa. Apalagi nongkrong-nongkrong di luar. Dijamin peluh akan meluncur di sekujur badan tanpa ampun.

Saya dan Ridha, seorang sahabat yang tinggal di Denpasar, hari itu menepati janji bertemu dengan beberapa kenalan, dan rekan bisnis/rekan kerja. Termasuk salah satunya adalah pergi ke Discovery Shopping Mall Kuta, bertemu dengan Mas Septiawan, yang ingin memperkenalkan Pia Made Bali. Rasa penasaran luar biasalah yang akhirnya membawa langkah-langkah saya menembus gigitan dan sengatan sang mentari, untuk membuktikan keistimewaan pia kukus pertama yang ada di Bali ini.

Pia Made Bali di Discovery Mall Kuta

Counter/Outlet Pia Made Bali di Discovery Shopping Mall Kuta ternyata lumayan strategis. Masuk dari pintu utama bagian atas yang di sisi kirinya ada Burger King, kita tinggal berjalan lurus sampai ketemu perempatan selasar yang penuh dengan aneka penjual makanan ringan. Counternya ada di sisi kiri jalan dengan tampilan dekorasi kotak-kotak hitam putih yang menjadi ciri khas kain Bali. Gampang banget dikenali.

Saat saya tiba, Pia Made Bali tak henti-hentinya menerima tamu. Mulai dari yang sekedar bertanya, mencicipi potongan-potongan kecil tester yang disediakan, hingga ada yang sibuk bertransaksi, membeli berdus-dus pia yang dijajakan. Sebagian besar antusias banget untuk mencoba karena kan memang biasanya, yang namanya pia, ya dipanggang dengan tampilan mengkilat renyah. Terus seperti apa sih pia kukus itu?

Varian coklat dengan isi kacang hijau
Varian original dengan isi kacang hijau
Varian coklat dengan isi keju

Pia Made Bali ini dibuat dalam 2 varian. Yang pertama adalah varian original dengan tampak luar berwarna krem agak kecoklatan. Yang kedua adalah varian coklat (brownies coklat) yang tentu saja terlihat coklat pekat. Kedua varian ini memiliki 3 jenis isi yaitu kacang hijau, coklat, dan keju.

Saat dipegang, kelembutan roti pianya terasa banget. Disajikan dengan wadah plastik untuk setiap itemnya, pia ini begitu juicy saat menyentuh lidah. Isinya juga gak pelit, penuh berdesak-desakan. Jadi dalam sekali gigit aja, kita sudah bisa menikmati lezatnya perpaduan antara roti pia yang gampang digigit dan isinya yang kuat akan rasa. Perpaduan yang sangat memanjakan selera.

Pia ini bisa dibeli dalam bentuk kotakan seharga Rp 35.000,-. Per kotak isinya 10 buah. Setiap kotak disediakan dengan hanya 1 varian dan 1 rasa. Tampilan kotaknya tetap dengan konsep hitam putih, lebar, dan tidak tebal. Jadi kalau beli banyak juga tidak akan makan tempat plus tetap ringan untuk dibawa. Cocok banget dijadikan buah tangan dari Bali untuk keluarga.

“Alhamdulillah Mbak. Antusiasme masyarakat untuk pia kukus kami lumayan menjanjikan. Sehari setidaknya puluhan kotak terjual,” begitu penjelasan Mas Septi saat saya tanyakan mengenai perkembangan pemasaran produk Pia Made Bali. Dan ini bener banget. Dalam 30 menit saya memotret dan berada di seputaran counter aja, beberapa kali saya liat banyak pengunjung melakukan transaksi.

“Itu belum termasuk transaksi via direct delivery atau Grabfood dan Gofood, Mbak,” sambung Mas Septi. “Bahkan kami juga memberikan layanan antar gratis untuk pelanggan yang berada di seputaran Kuta dan Denpasar melalui line khusus pemesanan.”

Saya mengangguk takzim. Hari gini memang persaingan penjualan kudu banyak disiasati. Selain harus berani menjemput bola, pemasaran pun harus memberikan layanan kemudahan bagi para pembeli. Apalagi ketika panas mendera yang saya rasakan hari itu. Segan atau malas keluar rumah, pastinya sangat dirasakan oleh penduduk Bali. Jadi ketika bisa memesan on-line atau diantarkan, tentunya bakal memberikan efek positif kepada para pelanggan.

“Yang terlaris itu yang varian coklat (brownies coklat) dan isi coklat,” lanjut Mas Septi. Aaaahh persis seperti dugaan saya. Orang kita itu, yang namanya jajanan, lebih banyak memilih asupan manis ketimbang asin/gurih. Tapi untuk saya, setelah mencoba, lebih memilih varian original dengan isi kacang hijau. Karena selain rasanya memang pas dengan lidah, konsep kukus si pia akan lebih menyehatkan jika diiringi dengan kacang hijau yang mengandung indeks glikemik dan kandungan kolesterol yang rendah. Maklumlah di umur-umur seperti saya ini, bijak menentukan apa yang kita konsumsi itu sangatlah penting.

Beroperasi secara resmi di Bali sejak September 2019, Pia Made Bali ketika saya menulis ini, memiliki 2 toko/counter. Mall Bali Galeria (MBG) lantai 1 yang berlokasi di Jl. By Pass Ngurah Rai dan Discovery Shopping Mall lantai 1 di daerah Kuta yang saya kunjungi saat itu. Kedua toko ini beroperasi mulai pkl. 10:00 wita – pkl. 22:00 wita untuk weekdays, serta pkl. 10:00 wita – pkl 22:30 wita saat weekend. Mendapatkan dukungan supply dari dapur mereka yang berada di Jl. Kendedes, Denpasar, jangan khawatir akan stok yang ada di setiap outlet ya. Dijamin akan selalu memberikan layanan terbaik untuk seluruh konsumen selama jam operasional berlangsung.

Outlet di Discovery Shopping Mall
Outlet di Mall Bali Galeria (MBG)

Yang berada di Bali dan ingin mendapatkan layanan antar, sila hubungi +62.812.3839.8363 (untuk daerah Kuta), +62.878.5089.0271 (untuk daerah Denpasar dan area lain).

Pia kukus yang nikmat di lidah dan ramah di kantong ini, cocok juga loh dijadikan teman menikmati kopi atau teh selama berlibur di Bali. Dibawa sebagai panganan oleh-oleh khas Bali juga menyenangkan. Secara ya Pia Made Bali memang pertama dan baru ada di Bali.

Ingin mendapatkan info lebih lanjut tentang Pia Made Bali atau mendapatkan program-program khusus yang sering diadakan? Ayok silahkan follow IG @piamadebali atau intip deh official website mereka www.piamadebali.com

Duo varian Pia Made Bali
Dekorasi toko dan kotak yang didominasi oleh konsep kotak-kota hitam putih

#PiaMadeBali #PiaKukusBali #KulinerBali #OlehOlehBali #JajananBali #PiaBrownies #PiaCoklat #PiaKacangHijau #PiaKeju #CemilanBali