Berada di Bali, rugi rasanya kalau tidak mencoba salah satu hotel untuk dijadikan materi tulisan.  Sebelum ini, ditemani Dewi, saya menjadi saksi keindahan Hotel Tijili yang berada di Seminyak.  Tapi kali berikutnya, awal Agustus 2018, pencarian pun bergeser ke arah Kuta.  Salah satu area terpadat di Bali yang sekarang sudah tumplek bleg dengan segala macam tempat makan, hiburan dan tentu saja berbagai jenis tempat menginap.  Mulai dari hostel, apartemen, sampai hotel bintang 5, lengkap ada di sini.

Setelah melewati proses memilah dan memilih yang cukup panjang, akhirnya keputusan jatuh pada Yan’s House Hotel yang berada di Jl. Kartika Plaza.  Hotel ini berada tidak jauh dari Discovery (salah satu mall terbesar yang ada di Bali), Bali Waterboom, Mall Lippo Kuta, plus berbagai restoran berkualitas yang ramai pengunjung.

Baca juga : Tijili Seminyak | Hotel Cantik dengan Dekorasi Sarat Seni di Bali

Hal pertama yang membuat saya langsung jatuh hati adalah interior design kamar yang tematik.  Mengusung konsep boutique, dari total 78 kamar yang mereka miliki, kita akan disuguhkan dandanan kamar yang berbeda di setiap unit dengan sentuhan 11 tema yang beragam.  Melakukan pencarian lewat tautan-tautan reservasi hotel, saya beberapa kali berdecak kagum melihat foto-foto keindahan tata dalam ruangan.  Sarat dengan sentuhan unik, cantik, dan polesan ornamen di banyak kamar yang mumpuni tertata, mata bolak balik terbelalak, tak berkedip.  Waaahh gimana aslinya ya.  Penasaran euy.

Beranjak dari rumah yang berada di Denpasar, tak perlu waktu lama bagi kami untuk sampai di Yan’s House.  Selain karena berada di jalan utama yang strategis, gedungnya sendiripun sudah mencolok sehingga gampang untuk ditemukan.  Dengan tata bangunan bergaya Victorian, warna yang melekat semakin memudahkan kita untuk mengidentifikasi hotel ini.  Sekilas, jika kita lihat dari arah luar, persis banget dengan rumah boneka (rumah Barbie).

Disambut dengan keramahan petugas keamanan yang turut membantu agar lalu lintas lancar, di area ground floor, pengunjung akan menemukan Resto Code Grafiti, Beer Wine (toko minuman ber-alkhohol), dan Snaphack sebuah toko multimedia.  Sementara di seberang hotel, ada Alfamart (yang buka 24jam) dan sebuah hotel dengan struktur bangunan pura adat Bali.

Untuk mencapai Reception Desk, kami melewati Resto Code Grafiti.  Area penerimaan tamu ini tidaklah besar tapi tetap nyaman untuk lalu lintas masuk dan keluar para tetamu.  Berdampingan dengan swimming pool berukuran kecil, welcome drink and macaroons cake menyambut kami selama registrasi berlangsung.  Saya sempat menyampaikan kesulitan melakukan transaksi pembayaran via online melalui salah satu tautan booking hotel, dan meminta agar tetap bisa mendapatkan harga khusus seperti yang tertera di tautan tersebut.  Alhamdulillah, diterima dengan baik.  Bukan apa-apa, kamar yang saya pilih, jika direservasi langsung harganya hampir Rp 970.000,-, sementara melalui tautan tersebut, saya hanya membayar sekitar Rp 563.000,- nett.  Lumayan banget kan selisihnya.

Resto Code Grafiti | Venue untuk breakfast para penginap yang juga dibuka untuk umum
Reception Desk | Simple but Punctual

Weesss pokoknya dari berangkat sampe urusan check in semuanya lancar jaya.

 

Kamar Yang Cantik Indah Dipandang Mata

Karena cuma membawa gembolan cukup 1 malam, saya dan Dewi, melangkah ringan menuju kamar tipe Deluxe (Bachelor’s Pad) di lantai 2.  Begitu membuka pintu, pemandangan cantik langsung memanjakan mata.  Cus ambil kamera, jepret sana sini, sebelum diberantakin.

Kamar seluas kira 31m2 yang kami tempati ini dilengkapi dengan berbagai foto berbingkai hitam dan eye-catchy walaupun tertata acak.  Tempat tidur dengan latar belakang bata expose menguatkan karakter tematik kamar.   Di salah satu sisi kasur disediakan sebuah lemari bar dengan laci banyak dan perlengkapan refreshment plus kaca besi unik plus 2 tempat duduk putar berbahan kayu.  Sementara di sisi satunya lagi ada lampu gantung yang berada persis di atas sebuah nakas rustik.

Beralaskan karpet bendera US, ada sebuah sofa dengan sandaran tinggi yang bisa juga berfungsi sebagai tempat tidur saking besarnya.  TV flat 40inch diletakkan di atas lemari setinggi dengkul yang dibuat sekarakter dengan nakas.  Ditata beralaskan full karpet dan warna-warna dominasi alam, rasa nyaman langsung menyelimuti hati.  Yakin nih kalaupun malas berpanas-panas di luar, saya bakalan betah di dalam kamar sambil mengerjakan craft atau sekedar ngobrol-ngobrol bareng teman sambil ngemil misalnya.

 

 

Baiklah.  Edisi foto-fotopun berpindah ke kamar mandi.  Melongok ke ruangan “pribadi” yang satu ini, warna-warna teduh langsung menyeruak.  Berukuran sedang, ruangan ini dilengkapi dengan furniture serba putih.  Warna yang identik dengan kebersihan.  Kaca yang menyatu dengan wastafel dan lemari cantik.  Shower model hujan yang paling saya sukai.  Toiletries nya? Aaahh buat yang nginap di sini semua lengkap disediakan.  Shampoo dan sabun liquid tersedia dalam botol besar dan terisi penuh persis di samping shower.  Sikat gigi, shower cap, dan lain-lain diberikan free dalam sebuah pouch serut hitam.  Jadi jangan khawatir kalau tidak sempat atau lupa membawa perlengkapan mandi ya.

 

Dengan interior kamar seperti ini, bukan tidak mungkin kita jadi mager dan malas untuk berkeliaran di luar.  Apalagi kalau sekedar keluar untuk mencari camilan atau makanan berat.  Kalo sudah gini, solusinya adalah dine in alias pesen makanan lewat room service.  Jadi walaupun berada di tengah keramaian dengan segala macam fasilitas dan restoran-restoran berkualitas, Yan’s House melayani pemesanan makanan jika kita malas untuk keluar.  Harganya masih acceptable menurut saya, karena di luar hotel pun jenis makanan yang sama mirip kok harganya.  Yang terpenting kan makanannya halal dan dengan pilihan menu yang beragam.

 

Makan Pagi Yang Luar Biasa

Buat pejalan dan pencoba hotel disana-sini, satu yang selalu saya tunggu-tunggu adalah makan pagi nya.  Sebagus apapun tampilan hotelnya, gak akan berkesan tanpa breakfast yang sarat pujian.  Walaupun untuk penilaian makanan tetap tergantung selera masing-masing orang, tapi setidaknya apa yang dihidangkan berskala hotel dengan kualitas rasa yang patut diacungin jempol.  Nah, untuk urusan yang satu ini, Yan’s House Hotel layak diberikan 10 jempol (2 dari saya, 2 dari Dewi, plus 6 dari pengunjung yang lain).  Swear!! Saya gak berlebihan loh.

Ditawarkan dalam konsep Ala Carte, awalnya saya sempat kecewa karena terbiasa dengan hidangan buffet dengan pilihan yang banyak.  Tapi ketika pelayan memberikan menu dengan deretan opsi yang panjang bererot, plus berbagai sajian pembuka dan penutup, semangat makan pagi pun membuncah.  Aiiihhh lengkap juga ternyata.

Nih ya deretan segala macem kunyahan yang kami nikmati.  2 mangkok kecil (tampilannya seperti gelas) berisi aneka buah, 4 buah kue Macaroons (yang manisnya gak ketulungan seperti saya), 2 gelas kopi, 2 gelas juice (bisa milih), dengan 2 piring pesanan makanan utama dengan porsi yang pas di lambung.

Saya memesan nasi goreng dengan topping yang lengkap: irisan telur dadar yang cukup tebal, irisan daging ayam (ini endes luar binasa), potongan acar, dan kerupuk udang.  Baru sesuap, ekspresi saya langsung cerah ceria.  Enak buanget meeeennn.  Walhasil saya makan tanpa menyisakan sebutir nasi pun.  Ludes bersih masuk ke lambung saking sedapnya.

Mengapresiasi enaknya santapan pagi itu, saya mendatangi Chef yang bertugas untuk menyampaikan pujian.  Kebiasaan yang sudah diajarkan oleh orang tua saya sedari kecil.  Biasakan memuji dan mengucapkan terimakasih untuk sesuatu yang begitu berkesan di hati kita.  Tapi gak cuma saya loh, ada beberapa tamu (bule dan domestik) yang juga melakukan hal yang sama.  Tuuhh kaaann ada yang punya pendapat sama dengan saya. Jadi judulnya endes maksimal.

Overall, Yan’s House Hotel, highly-recommended buat yang ingin nginep di daerah Kuta.  Selain lokasinya sangat strategis, nyaman kamarnya, dengan pelayanannya berkualitas, harga bandrol yang sudah saya dapatkan rasanya lebih dari pantas.  Merujuk kepada lokasi, hotel ini cocok banget buat pewisata yang ingin menikmati segala hiburan ramai, lengkap dengan berbagai pilihan jalan yang gak jauh kemana-mana.  Datang dan ke bandara pun paling hanya sekitar 10menit (dalam kondisi lalu lintas lancar).  Ke pantai Kuta juga dekat.  Restoran bererot dengan aneka masakan.  Plus bisa juga ngemall tanpa harus bermacet-macet berkendara.

Yang berekreasi bareng anak-anak kecil juga ok loh.  Secara Yan’s House Hotel walking distance ke Bali Waterboom dan beberapa outlet ice cream dan fast food yang disukai anak-anak.  Pokoknya oce bana-bana.

 

Salah satu sudut Resto | Saya menyukai tirai ini | Walau sederhana tanpa ornamen, warnanya begitu menyatu dengan furniture yang berada di sekitarnya
Kolam renang kecil yang berada di Ground Floor | Cocok untuk anak-anak bermain air
Salah satu sudut resto yang menghubungkan antara resto dan reception desk

Yan’s House Hotel | Jl. Kartika Plaza, Kuta, BALI | T. +62.361.752.3838 | www.yanshousehotelbali.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here