Pergi ke Belitung!! Yay!!

Seneng banget akhirnya berangkat juga ke Belitung setelah sekian kali gak jadi jadi melulu. Kota kecil di selatan Sumatera dan masuk dalam bucket list 2019 saya. Sebelumnya pernah berulangkali berusaha pergi (baca: menyusun rencana pergi). Tapi ya itu. Ada aja yang gak klop. Seperti misalnya gak pernah ketemu travel mate yang pas. Entah itu bentrok karena beda interest atau punya keinginan sama tapi gak pernah cucok merucok jadwalnya. Dan parahnya lagi gak ada yang nawarin pergi bareng (duh merananya hahaha). Tapi sekali ini rejeki menghampiri saya. Akhirnya. Atas ajakan Katerina dan Picniq Tour & Travel (Picniq) yang menawarkan paket 3hari 2malam dengan harga super oke, kesempatan menikmati indahnya Belitung datang juga untuk saya.

Mengudara selama kurang lebih 1 jam dari Jakarta, saya sampai di Belitung bareng blogger (Katerina, Utami, Afit, Lydia, dan Rara), vlogger (Mirwan dari Pekanbaru), dan 3 orang cewek-cewek seru yang langsung lebur dengan “kegilaan” kami para kuli tulis on-line (Tuti dan Ida dari Cirebon, plus Fauziah dari Banten), bonus Alif (anak sulung Katerina), Paskal (anak sulung Lydia) dan si balita lucu, Salsa, putrinya Rara. Rombongan sirkus yang pas banget untuk 1 unit mobil Hiace yang jadi kendaraan kami selama berkelana di Belitung.

Maghrib sudah lewat saat kami mendarat di Bandara H.A.S Hanandjoeddin di Tanjung Pandan. Naga di perut yang sudah tereak-tereak akhirnya membawa kami langsung ke resto asli Belitung Wan Bie dan menutup kegembiraan ketibaan kami dengan ngopi-ngopi cantik di warkop (warung kopi) fenomenal Kong Djie yang berada di Jl. Jend. Sudirman. Kenyang? Buanget. Saya sampe gak mampu makan pisang goreng coklat keju di Kong Djie. Padahal penampakannya leker dan sangat menyelerakan.

BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan
Makan malam yang super duper endes di Wan Bie Resto Tanjung Pandang | Ada sayur kacang panjang berpadu dengan kentang yg dimasak pedes, bola-bola ikan (sejenis pempek Adaan Palembang), lalapan terong bulat dan timun, ayam bumbu rendang (ini saya doyan banget), telor asin, dan tentu saja sepiring sambal, plus satu menu khusus khas Belitung yaitu Gangan (ikan/daging/ayam kuah kuning)
BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan
Pisang goreng keju dan coklat yang menyelerakan di warkop Kong Djie

Tuntas dan sukses mengisi perut dengan makan malam yang luar biasa, rombongan kami menutup jadwal hari pertama ini dengan beristirahat di hotel pilihan Picniq. Awalnya saya gak begitu berharap mendapatkan tempat tinggal yang wah di Belitung karena kalau menilik dari harga paket tour yang sudah dibayarkan, rasanya yang paling pas adalah sejenis hostel atau setara guest house lah. No problem buat saya sih asal tempatnya bersih (terutama untuk urusan kamar mandi).

BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan
Receptionist area BW Inn Belitung

Alih-alih bersiap mental bakal nginep 2 malam di guest house, Picniq malah menginapkan kami di BW Inn Hotel yang berada di Jl. Sriwijaya. Hotel bintang 3 dengan lokasinya cukup strategis karena dikelilingi oleh berbagai fasilitas umum (toko, restoran, pedagang makanan/jajanan, mini market, dll) yang walking distance. Dan eehh hanya sekitar 600an meter dari Tugu/Bundaran Batu Satam yang adalah salah satu landmark kota Tanjung Pandan.

BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan
BW Inn description di Agoda

Kesan pertama saya sesaat melangkah ke dalam area lobby adalah spacious, colorful, dan bersih. Tata ruang memanjang yang dibuat tanpa sekat memberikan kesan lega juga nyaman. Pihak hotel malah menyediakan sedemikian banyak tempat duduk (couch/sofa tanpa sandaran) warna warni, sehingga mampu menampung banyak tamu sembari menunggu proses check in dan check out. Hiasan dinding dengan konsep hijau, lukisan retro dengan permainan warna, dan beberapa lampu gantung sederhana membuat lantai terbawah ini makin apik dan “tidak berat” untuk dilihat. Cukup dan tidak berlebihan.

BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan
Salah satu sudut lobby

Tanpa proses panjang dan waktu yang lama, rombongan sirkus kami ditempatkan di lantai 9 dengan kamar yang saling berdampingan. Kali ini, sesuai pengaturan, saya sekamar dengan Tami. Bujangan berkualitas yang dah lama saya kenal selama menggeluti dunia tulis menulis.

Kamar yang Bersih dan Lega

BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan
BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan
BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan

Konsep simple and clean nyatanya juga menyentuh kamar deluxe yang saya tempati. Dominasi warna abu-abu membuat batik bead head dan kain penghias kasur begitu cantik dalam 1 kombinasi. Selain 2 single bed, di kamar ini juga dilengkapi dengan TV layar datar, lampu baca/meja, telepon, penanak/penghangat air, 2 cangkir lengkap dengan beberapa compliments seperti teh, kopi, dan gula sachet serta 2 botol air mineral. Kamar terasa lega dan luas karena memang saya dan Tami gembolannya gak heboh. Kamar mandi juga oke banget. Toiletries nya lengkap, shower nya berfungsi dengan baik, dan yang lebih penting adalah kebersihannya. Salah satu poin yang mendapatkan perhatian penuh saat saya melihat review dari tamu-tamu terdahulu.

Sarapan yang Sederhana

Rombongan kami menginap di BW Inn selama 3 hari 2 malam. Dari periode ini kami mendapatkan 2 kali makan pagi (di hari ke-2 dan hari terakhir) dengan menu yang sebagian besar sama. Sementara saya sangat puas dengan kondisi kamarnya, tapi tidak begitu dengan makan paginya. Untuk rasa, tidak istimewa tapi tidak juga bisa dikatakan buruk. Tapi variasi asupan, kerapihan menyusun menu, dan kecepatan petugas mengisi kembali masakan, perlu lebih ditingkatkan. Apalagi saat tamu-tamu banyak dengan tingkat hunian lebih dari 70%. Jumlah petugas dan kesigapan mengontrol makanan harus lebih cekatan lagi.

Selama 2 kali nongkrong di restoran yang berada di bagian paling belakang lantai bawah, saya hanya kebagian bihun goreng, potongan kecil ayam goreng, dan omelette egg dengan ukuran yang lebih kecil daripada biasanya dan isi yang minim banget. Tadinya pengen nambah dengan nasi, tapi selalu tersisa secuil di wadahnya. Gak tega ngambil deh akutuh. Ngintip juga sih makanan penutupnya (buah dan puding). Tapi kok selalu kehabisan setiap mau ngambil. Jadilah 2 hari berturut-turut saya harus puas dengan asupan yang sama.

BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan

Walaupun menunya tidak begitu greget, satu hal yang menyenangkan di area makan ini adalah pemisahan antara area merokok dengan yang bebas asap rokok. Meskipun tidak begitu luas, ruang makan di area merokok tertata cukup menarik dengan pemandangan taman kecil dan udara terbuka. Disediakan juga sebuah TV layar datar yang bisa jadi hiburan selama ngobrol.

Fasilitas Lain di BW Inn Belitung

Layaknya sebuah kota kecil, Tanjung Pandan, tidaklah terlalu padat dengan lalu lintas. Kalau mau jalan pagi-pagi atau menghabiskan sore hari, berkeliling lingkungan sekitar, sepeda adalah salah satu moda transportasi yang menyenangkan. Karena inilah saya rasa BW Inn menyediakan penyewaan sepeda untuk para tamu. Dengan biaya sewa Rp 45.000,-/jam, nggowes sepeda keliling-keliling pastilah asyik banget. Karena peminatnya banyak, yang berminat menyewa sepeda di hari yang diinginkan harus booking dulu sehari sebelumnya.

BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan

Menginap di BW Inn Belitung menambah rangkaian pengalaman seru saya selama berada di Belitung. Weekend staycation bersama-sama teman-teman baru menjadikan semuanya terasa lebih istimewa. Apalagi pergi di satu tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya bersama travelmate yang seru dan asyik untuk diajak tertawa dan seru-seruan bersama.

Makasih untuk Picniq yang sudah memberikan kami tempat berteduh yang sederhana tapi nyaman dan menyenangkan.

Baca juga : LEEBONG Island Belitung. Pulau Dimana Keindahan Alam Menjadi Satu

BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan
Tambah kenalan | Tambah saudara | Kiri ke kanan: Lydia, Fauziah, Ida, dan Tuti
BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan
Salah satu spot foto yang keren di Wan Bie Resto Tanjung Pandan | Bajunya bisa senada yak dengan wall muralnya hahaha
BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan
Salah satu sudut keceh di area lobby BW Inn Belitung
BW INN BELITUNG. Sederhana, Nyaman, dan Menyenangkan

#BWInnBelitung #HotelDiBelitung #VisitBelitung #LetsGoBelitung #ExperienceBelitung #WisataBelitung #BelitungTourism #BelitungStaycation #MenginapDiTanjungPandan

23 COMMENTS

    • Iya. Travelingnya sebelum pandemi berlangsung. Perginya bareng temen-temen blogger juga.

      Hotelnya recommended loh. Kamarnya luas, bersih, dan berada di lokasi yang strategis.

    • Jumlahnya terbatas sementara tamu banyak. Sepertinya alasannya begitu. Lumayan enak sebenarnya kalau leluasa ngambilnya.

  1. Semakin kuat saja nih saya ingin main ke Belitung. Udah lama pengen, sejak ada Laskar Pelangi tuh. Belum kesampaian juga. Melihat pemandangan dan fasilitas yg ditawarkan, makin mupeng nih pengen ke Belitung…

    • Buat penggemar pantai atau laut, Belitung itu ok banget. Bisa island hopping sambil snorkling atau berenang di pinggir pantai sepuasnya.

  2. duh Belitung, kabita pisan
    dulu pernah rombongan teman2 pengajian ke sana, ceritanya riuh rendah
    dan saya cuma bisa nangis di pojokan karena dilarang
    hiks
    begitu tabungan saya penuh, saya harus ke belitung ah :D

    • Seneng deh Mbak ke Belitung itu. Buat saya yang penyuka laut, ke Belitung sama dengan ke Bali. Makanan-makanannya juga enak-enak deh.

  3. SERUUUUUU!
    Dulu mba Katerina juga nawarin diriku untuk ikut trip ini Mbaaa, apa daya, budget sedang tdk memungkinkan :(
    Semogaaaa nantinya kita bisa ketemu di trip seru2an gini ya mbaaa

    • Yuk kapan ada dana yang cukup kita ke Belitung. Ikut Picniq Tour & Travel aja. Hemat tapi arrangementnya ok banget.

  4. BW Inn Belitung, sederhana, nyaman dan menyenangkan…
    Belum kesampaian ke Belitung, hiks!
    Noted, kalau nginep di sini pesen sepeda dulu..Rp 45.000,-/jam, nggowes keliling-keliling asyik tuh!
    Btw, memnag kalau travelmate-nya menyenangkan traveling jadi makin hepiii ya Mbak Annie

    • Bener banget Mbak Dian. Pas ini saya jalan bareng temen-temen yang asik, seru dan rame. Jadi dapat network baru. Cerita perjalanannya juga jadi seru.

      Nah itu tuh. Karena malemnya dah kecapek’an jadi loyo pas pagi-pagi mau sepedaan. Padahal pastinya seru tuh.

  5. aku suka deh mba desain hotelnya modern minimalis, sleek aja gitu suka, terus yang wow itu ad fasilitas sewa sepeda, secara lagi trendnya sepedaan pasti laku sih ini gimmicknya

    • Minimalis bikin ruangannya terlihat lebih luas dan terlihat bersih.

      Saya aja nyesel nih gak bener-bener diniatkan sepedaan. Padahal pasti asik banget tuh keliling seputaran hotel. Banyak tempat-tempat yang sesungguhnya menarik. Atau mampir ke warung kopi.

    • Setuju Mbak Susi. Secara keseluruhan BW Inn ini recommend lah untuk yang mau liburan singkat ke Belitung. Lokasinya juga strategis dan dekat dengan beberapa fasilitas yang kita butuhkan sehari-hari.

  6. Belom pernah ke belitung mbaaa huhuh..
    Pengen suatu saat bisa jalan2 ksana :) ini blog mba aku bakal jadian referensi tempat traveling aku nanti

    • Hayuk Mbak Nita. Ke Belitung pas musim kemarau aja Mbak biar island hoppingnya gak terhambat, laut kelihatan lebih biru, dan mau main air juga lebih aman.

    • Yup. Betul Mbak Sugi. Sesuailah dengan harga yang ditawarkan. Lokasinya juga strategis dan dekat dengan beberapa fasilitas sehari-hari kita.

  7. Salfok sama tampilan pisang keju yg ciamik di warkop Kong Djie. Padahal kalo di jawa, warkop mah isinya kopi sama gorengan. Tapi di sana ada yg sekelas kafe gitu sajiannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here