Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon

Photo of author

By Annie Nugraha

Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon
Sebagian dari pesanan saya di Sentosa Live Seafood Market Cirebon malam itu

Menikmati sajian masakan laut kualitas premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon, terasa bagaikan jelajah wisata kuliner di Kota Udang yang sungguh sangat mengesankan. Apalagi sejatinya saya sekeluarga (sangat) menyukai sajian fresh seafood di manapun kami berada.

Saya tiba di Cirebon persis di jam check-in hotel atau sekitar pkl. 14:00 wib. Cukup mudah untuk mencari Batiqa Hotel tempat kami menginap. Yang lumayan sulit justru mencari tempat parkir karena hotel bintang 3 ini hanya memiliki space kecil – persis di depan hotel – untuk menampung kendaraan para tamu. Saya akhirnya memutuskan untuk turun duluan bersama koper dan barang bawaan lainnya sementara suami berjibaku mencari tempat parkir.

Saat proses administrasi check-in rampung dan saya sempat mengaso beberapa waktu, suami pun datang dengan info bahwa mobil terpaksa diparkirkan di pinggir jalan sementara waktu. Yoweslah tidak apa-apa karena sesuai rencana, kami akan mengisi waktu sesorean itu dengan nge-mall, makan malam, baru kembali ke hotel. Maksudnya sekalian capek jalan-jalan, pulang ke hotel langsung mandi istirahat tidur.

Rencana ini berjalan dengan baik. Apalagi suami sudah mengantongi satu nama restoran yang sudah lama dia incar untuk makan malam kami di hari itu. Sebuah resto fresh seafood yang berada tak jauh dari hotel dan meraih rating 4.8/5 dari beberapa aplikasi review.

Ketika suami menyebutkan Sentosa Live Seafood Market dan menunjukkan foto-foto lewat akun Instagram @sentosacirebon, mata saya langsung membelalak. Banyak postingan keramaian, keriuhan, dan kegiatan resto ini lewat banyak banner/flyer yang mereka upload. Akun media sosial mereka sepertinya tema keramaian dan fokus pada info ajakan, event, dan banyak program khusus yang mereka jalankan. Foto hidangan atau masakan yang ditawarkan hanya sebagai pelengkap dari informasi ini.

Sungguh bikin saya penasaran pada akhirnya.

“Mau gak ke sini habis nge-mall?” tanya suami pada akhirnya.

Saya langsung mengangguk dan memanjangkan percakapan di antara kami.

“Tau gak. Sentosa Live Seafood tuh kan ada di Jababeka (kawasan yang berdampingan dengan tempat kami tinggal)” Suami mendadak mendelik kaget lalu tertawa. “Dulu kan saya pernah ngajak ke sana. Tapi kita gak jadi-jadi datang,” sambung saya sembari mencucu. Seketika ingatan suami bangkit. Waktu itu mau reservasi tapi pas di bulan Ramadan. Untuk mendapatkan meja tuh sulitnya bukan main. Jadi kami memutuskan untuk menunda kedatangan sampai akhirnya benar-benar terlupakan.

Hingga akhirnya malah ketemu Sentosa Live Seafood Market yang berlokasi di Cirebon ini.

Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon
Oyster Sashimi (kiri) dan Ikan Kerapu Macan yang dimasak tim dengan bawang putih (kanan)

Bertamu di Tengah Hujan Deras

Usai tawaf beberapa ronde di sebuah pusat pertokoan yang cukup besar di tengah kota Cirebon, naga-naga di dalam lambung pun ligat bergerak. Tanda kelaparan pun langsung merebak. Pas betul jika kemudian dilanjutkan dengan makan banyak.

Cukup 15 menit waktu yang dibutuhkan untuk berkendara dari mall menuju Sentosa Live Seafood Market yang berada di Jl. Ciptomangunkusumo No. 153. Langit begitu gelap gulita tanpa bintang saat mobil saya merapat ke resto seafood yang beroperasi sejak 12 Agustus 2020 ini. Dari kejauhan terlihat meriahnya lampu-lampu yang dipasang di seputaran fasad resto. Seiring dengan nuansa pekat yang menjadi pertanda bahwa hujan deras siap mengguyur kota begitu menyelimuti langit.

Parkir di halaman depan sudah terlihat sesak bahkan hingga berjejer panjang di pinggir jalan. Seorang petugas kemudian mengarahkan kami untuk masuk ke sebuah jalan yang membawa kami ke halaman belakang resto. Di belakang ini ternyata ada area parkir khusus tamu dengan beberapa slot yang cukup banyak. Muatlah sekitar selusin mobil berukuran sedang.

Enaknya lagi area ini ada atapnya. Jadi saat saya turun dari mobil dan terdengar petir menyambar-nyambar, saya bisa dengan santai melangkah ke pintu belakang resto tanpa harus kehujanan. Masuk dari pintu belakang ini saya malah bertemu dengan beberapa titik/spot foto yang cukup menarik. Kuy lah mari berfoto dan mengukir kenangan dulu. Mumpung suasananya sepi.

Tapi akhirnya saya hanya bertahan dipotret di sisi belakang ini dalam 10 menit saja karena suara derasnya hujan semakin kencang menghantam atap penutup area parkir. Saking kerasnya suara tersebut, saya dan si bungsu harus saling berteriak agar bisa ngobrol tanpa tarik urat dan misunderstanding. Ah capek banget teriak-teriak.

Kuy lah. Sudah cukup foto-fotonya. Waktunya sekarang masuk dan menikmati kelezatan sajian fresh seafood yang ditawarkan oleh tempat ini. Setidaknya membayar rasa penasaran dan jadi ajang pembuktian bahwa Sentosa Live Seafood Market memang seenak seperti yang direferensikan banyak orang.

Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon
Beberapa spot foto yang ada di area parkir dan pintu masuk belakang resto

Menikmati Sajian Masakan Kualitas Premium

Saat buku menu berwarna putih itu diberikan oleh petugas yang diikuti oleh penjelasan singkat, saya mendadak lost in translation. Kebingungan sendiri. Terlalu banyak keinginan, kepengenan, tapi mencoba mengerem selera serta hawa nafsu sembari mengingat kadar kolesterol dari setiap tawaran masakan. Lah kok malah jadi kepikiran.

Petugas sekali lagi menyampaikan bahwa semua bahan masakan dalam kondisi fresh (baca: hidup) dan mungkin butuh waktu ekstra untuk proses masaknya. Piihan bumbunya pun banyak sekali. Ada saus padang, saus asam manis, saus tiram, saus lada hitam, saus mentega, dan masih ada beberapa lagi termasuk jika hanya menginginkan direbus saja (tim dengan sentuhan bawang putih).

Saya mengangguk paham. Dengan jumlah tamu yang cukup banyak saat itu, tentu saja butuh waktu ekstra untuk menuntaskan pesanan. Saya malah suka dengan konsep melayani satu persatu agar setiap masakan benar-benar diolah/ditangani dengan baik. Beda banget pastinya kan antara masak terburu-buru dengan kebalikannya.

Saya membiarkan si bungsu untuk menentukan apa yang akan dikonsumsi malam itu termasuk jenis saus yang akan digunakan. Setelah “semedi” beberapa menit, akhirnya kami mencoba ikan kerapu macan dimasak tim bawang putih (243.200), kepiting jantan saus padang (132.600), baby lobster pasir saus padang (180.000), enoki goreng (30.000), kerang hijau saus padang (36.000), dan kerang tiram/oyster 3bh sashimi (111.000). Dilengkapi dengan nasi putih 2 porsi (16.000), kelapa batok (19.000), es teh manis (6.000). dan teh tawar hangat (4.000).

Pas semua hidangan datang satu persatu, saya cukup takjub melihat semua hidangan yang tersusun di meja makan. Tersadar bahwa si bungsu tampaknya memesan versi saus padang untuk sebagian besar pesanan. Ya ampun. Saya langsung membayangkan sejuta rasa yang hadir di saus padang ini. Kalau membaca resepnya saus tipe ini tuh lumayan banyak ingredients nya ya. Mulai dari daun bawang, jeruk nipis, bawang bombay, telur dan daun jeruk. Untuk sausnya sendiri ada saus tomat, saus sambal, saus tiram dan kecap manis. Sementara untuk bumbunya sendiri ada bawang putih, bawang merah, cabe, garam, dan gula.

Tapi memang saus padang ini sungguh memanjakan rasa dan lidah. Bahkan saat di piring tinggal sisa nasi, menuang saus padangnya saja, nasinya jadi nikmat. Apalagi pas masih hangat. Wah sensasi sejuta rasa pun tetap umami. Dan harus saya akui Sentosa Live Seafood Market Cirebon berhasil mengolah saus padang dengan rasa yang nagih.

Di antara kesemuanya, satu yang jadi favorit saya dan suami adalah ikan kerapu macan yang dimasak tim bawang putih. Ngukusnya pas karena daging ikannya tidak kelembekan dan masih terasa manis. Kehadiran potongan bawang putih beserta rempah-rempah lainnya sedap banget untuk dikecap. Apalagi dikunyah berbarengan dengan daging ikannya. Ah, nikmat mana lagi yang mampu saya dustakan.

Si bungsu sendiri, yang baru kali ini menikmati oyster terhidang mentah, langsung jatuh cinta dengan sajian ini. Setelah melihat beberapa posting-an di media sosial tentang menyantap sisi terbaik oyster, si bungsu malah akhirnya jadi ketagihan. Pengen nyoba lagi tapi dengan mencoba bumbu masak lainnya.

Meski butuh waktu yang lumayan lama bagi kami bertiga untuk menuntaskan semua hidangan, yang pasti di saat itu saya, suami, dan si bungsu menikmati sajian masakan seafood dengan kualitas premium. Jadi meski harga setiap sajian yang kami pesan cukup pricey dan diberikan 30% diskon, setiap rupiah yang dibayarkan worth eating and buying. Seperti kata pepatah yang di-amin-kan oleh orang banyak, ada harga ada kualitas, memang benar adanya. Dan itu saya alami saat melahap semua sajian umami dari resto ini.

Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon
Baby lobster pasir saus padang (kiri) dan Kerang Hijau saus padang (kanan)

Resto yang Luas dan Nyaman

Tadi, sembari menunggu pesanan datang, saya menyempatkan diri berkeliling dalam resto.

Ruangannya sendiri terbagi atas 4 bagian.

Pertama adalah ruang makan utama yang padat oleh meja beralaskan kaca dan plastik berwarna putih. Tujuan utama sepertinya adalah agar proses bersih-bersih meja jadi lebih cepat sembari menghindari cipratan bumbu yang mungkin begitu melekat di kaca. Dengan adanya taplak plastik putih ini, petugas tinggal angkat dan plastik itu pun bisa langsung dibuang.

Praktis betul. Di ruang makan utama ini tersedia banyak sekali meja. Dari yang berbentuk bulat hingga persegi panjang.. Semua meja dilengkapi oleh kursi kayu dengan sandaran tinggi. Ada juga kursi khusus untuk balita. Memanjang hingga ke bagian belakang, pihak resto menyediakan satu spot khusus untuk mengambil tambahan condiment dan berbagai jenis sambal yang bisa kita ambil secukupnya. Termasuk diantaranya peralatan makan yang mungkin kita butuhkan.

Kedua adalah sektor dapur dan sentral pelayanan konsumen. Salah satu sisi terheboh dan teramai yang ada di resto. Dapurnya sendiri tidak terlihat dari luar. Tapi suara kesibukan memasak begitu terdengar saat saya lewati. Di area ini juga berdiri sekian banyak staff yang siap mendata, menata, dan mengatur penyampaian makanan sesuai pesanan. Mengenakan seragam kaos yang rapi, mobilitas mereka begitu terlihat ligat.

Selain petugas yang mengantar masakan, ada beberapa orang staff yang khusus melayani pesanan dan langsung datang ke meja-meja. Mereka memegang sebuah tablet kecil yang terhubung dengan kasir dan para petugas yang mengkoordinir kerja chef dan tim dapur. Teknologi up-to-date yang sungguh melancarkan koordinasi satu sama lain.

Di antara mereka saya melihat seorang petugas yang begitu ramah menyapa. Menanyakan apakah semua menu sesuai dengan pesanan dan apakah rasa setiap sajian sudah sesuai keinginan dan yang dibayangkan. Saat dia merapat ke meja saya, sebuah senyuman manis langsung saya hadirkan beserta 2 jempol tangan sebagai pujian.

Ketiga adalah beberapa ruangan tetutup atau VIP yang bisa dipesan terlebih dahulu. Saya tidak bisa masuk karena semua ruangan VIP ini dalam kondisi fully booked. Tapi jika dilamati dari ukurannya yang terlihat dari luar, beberapa ruangan ini setidaknya cukup untuk menampung belasan hingga puluhan orang.

Keempat adalah fasilitas umum. Termasuk diantaranya toliet yang berada di sisi belakang gedung. Di sini tampaknya pihak resto agak kedodoran karena saat saya 2 kali bolak-balik, kebersihannya patut dikoreksi dan dikontrol dengan lebih melekat. Bagi saya pribadi, toilet sama pentingnya dengan kualitas masakan karena tempat buang air ini adalah salah satu cerminan dari kepedulian akan kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan para tetamu.

Yang pasti, jika dilihat dari ujung ke ujung, dari pintu masuk depan ke pintu belakang, resto Sentosa Live Seafood Market di Cirebon ini sangat luas dan nyaman. Tapi saya sangat berharap agar pengaturan mejanya lebih rapi lagi dan tidak terlalu berdesakan. Agar kenyamanan ruang gerak orang yang berada di dalam resto (tamu maupun petugas) bisa lebih melegakan lagi.

Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon
Kepiting jantan saus padang (kiri) dan jamur enoki goreng (kanan)

Pengen (Banget) Balik Lagi

Saya nampaknya ketagihan dengan masakan resto ini. Meski harus ingat mengkonsumsi obat kolesterol dan gula darah setelah selesai makan. Apalagi pesanan saya lumayan banyak dengan bumbu yang “berat” dan begitu berisi. Namun jujurly, saat berkendara pulang dari resto menuju hotel, saya langsung menagih suami agar bisa mengatur waktu menyambangi cabang mereka yang di Jababeka. Sebuah kawasan industri dan perumahan yang berjarak sekitar 10km dari Lippo Cikarang, area di mana saya tinggal.

Saya ingin banget merasakan bumbu-bumbu lainnya. Langsung membayangkan menikmati kepiting, udang, kerang, yang dimasak dengan saus asam manis, saus tiram, atau saus lada hitam yang juga umami dengan sentuhan kelezatan yang menghanyutkan. Yakin banget bakal menemukan masakan yang tidak pelit bumbu dengan kondisi fresh tanpa ragu.

Semoga aja kualitas masakan yang di cabang Jababeka setara atau bahkan mungkin lebih enak dari cabang ke-9 yang berlokasi di Cirebon ini. Ngarep bangets pokoknya.

But for sure, saya berani mereferensikan Sentosa Live Seafood Market sebagai salah satu pilihan tepat untuk kalian yang menyukai seafood. Sejak buka di tempat pertama yang berlokasi di Muara Karang (bagian dari Jakarta Utara tempat saya menamatkan SD) hingga saat saya menulis artikel ini, mereka sudah punya 11 cabang (as per Oktober 2024). Yang terakhir adalah yang di Jababeka, Cikarang itu.

Jika melihat pergerakan gesit mereka dalam berinvestasi dan ramainya pengunjung, bisa jadi akan semakin banyak cabang yang akan buka di nusantara.

Ada berminat berkunjung ke Cikarang dan nyobain fresh seafood di kawasan industri ini bersama saya? Yuk lah kabarin ya. Siapa tahu kita bisa meet-up, makan enak, sambil ngobrol seru berjam-jam.

Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon
Beberapa rombongan tamu yang malam itu menikmati makan malam di Sentosa Live Seafood Market Cirebon

Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon
Chilli Bar. Area bebas bagi pengunjung untuk mengambil berbagai jenis sambal yang disukai

Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon

Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon

Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon

IG @annie_nugraha | Email : annie.nugraha@gmail.com

13 thoughts on “Menikmati Sajian Masakan Laut Kualitas Premium di Sentosa Live Seafood Market Cirebon”

  1. auto ngeces lihat oysternya
    beberapa kali pingin masak oyster dari supermarket tapi karena gak segar, jadi batal

    ke Cirebon emang wajib kulineran seafood ya? karena di sana gudangnya, jadi terjamin fresh
    seperti di Jabeka karena dekat laut

    sayang di Jakarta saya baru nyobain Bandar Jakarta, itu pun enak banget. Duh jadi pingin balik lagi

    Reply
    • Bandar Jakarta salah satu resto seafood yang jempolan juga Mbak. Saya juga selalu puas kalau jajan di sana. Tempatnya biasanya juga luas banget. Daya tampungnya sampe ratusan orang deh. Cuma kalau dari kuantitas per piringnya, Sentosa jauh lebih banyak. Siraman bumbunya juga di sini lebih berlimpah.

  2. Ngga cacing lagi ya, Bu, saking lapernya udah jadi naga-naga di dalam lambung, hahaa.
    Suci pun nengok foto aja jadi ikutan kriuk2 mana baca ini dijam rawan (11 siang) menjelang buka IF.
    Semua seafood suci suka, kecuali kepiting karena repot makannya, kecuali dibantu dipotek2in wkwkwk.
    Kerang hijaunya keliatan enaaaak.

    BTW, pertama kali ke CRB, kesan pertama suci kota ini kotor… apakah masih begitu, Bu?
    Ngunjungin keraton kasepuhan pun sama, kotor dan semrawut.
    Untung ada cumi item, makanan kesukaan yang jadi pengobat hati (bikin betah) selama beberapa hari disana.

    Reply
    • Yup setuju Ci. Secara umum kotanya kurang rapi. Tata kotanya juga perlu dipercantik lagi. Padahal kota ini tuh deket dari Jakarta. Bisa jadi opsi buat rekreasi singkat (over the weekend).

  3. Cucok ya An, Cirebon kota dekat laut pasti buanyaaaak hasil alam lautnya! Aku asli Cirebon (alm Bapak di Jl Sunyaragi 5) tapi udah lama ga pulang ke sana,

    Btw review -nya as always benar-benar bikin laper tapi juga respect sama detailnya! Cerita soal atmosfir hujan, parkir, sampai pilihan saus bikin kita ngerasain suasana makan malamnya โ€” bukan cuma lihat makanannya aja.

    Ditambah penjelasan soal kualitas seafood yang โ€œfresh (hidup)โ€, proses masak yang nggak buru-buru, dan kehangatan pelayanan bikin tempat ini jadi rekomendasi yang banget buat dieksplor. Makasih udah berbagi spotlight restoran yang nggak cuma enak, tapi juga punya vibe nyaman dan โ€œworth itโ€ di Cirebon!

    YUUUK ke CIREBON!

    Reply
    • Jadi kalau pas di Cirebon dan pengen nyobain masakan seafood kelas premium, Sentosa Live Seafood Market ini kudu banget dicoba Tan. Jempolan pokoknya.

  4. Ikan itu memang sesuatu ya, terlebih dimasak pakai bumbu aneka rempah, jadi makin resep buat disantap.

    Sukaa suasana restonya karena punya banyak pilihan ruangan, bisa booking sesuai kebutuhan.

    Reply
    • Bener Fen. Kalau ada tawaran dimasak tim dengan rempah-rempah, aku selalu ngambil opsi ini. Terasa banget manis dagingnya si ikan.

  5. Sepintas baca judul saya kira mbak lagi ke Pulau Sentosa di negara Singa. Ternyata Sentosa yang ini nama restauran seafood yang sudah punya banyak cabang dengan menu premium. Dari fotonya saja bikin ngilerr

    Reply
    • Memang ada juga nama resto seafood Sentosa di Singapore. Kata Sentosa memang merujuk ke sana ya. Apalagi di sana ada Sentosa Island. Memang kualitas premium di sini Mbak. Selain setiap asupan masih fresh saat dimasak, bumbunya juga gak pelit.

Leave a Comment