Fogo Brazilian Barbeque, Surga Para Karnivor Sejati
Oktober 2025 | Restaurant and Culinary Review | Annie Nugraha
Bagi saya, si karnivor sejati, menemukan Fogo Brazilian Barbeque yang menawarkan sajian All You Can Eat (AYCE), adalah surganya berpesta asupan serba daging. Cabang mereka yang ada di Sumarecon Bekasi pun akhirnya saya kunjungi bersama suami dan anak-anak untuk membayar dan melanjutkan kisah berkesan tentang kualitas pelayanan dan sajian mereka

Setelah sempat bersantap di cabang mereka di La Piazza Kelapa Gading dan Grand Galaxy Bekasi, saya dan keluarga kembali bertamu ke Fogo Brazilian Barbeque. Restoran dengan konsep AYCE dengan harga bersaing dan pilihan sajian daging yang lumayan lengkap. Setidaknya di sinilah saya merasakan surganya karnivor sejati berkat pilihan asupan dan jenis protein hewani yang diolah dan hadir dengan rasa yang kaya akan berbagai jenis bumbu.
Sesiangan itu kami baru saja selesai tawaf di Mall Sumarecon Bekasi saat tak menemukan tempat makan yang menggoda untuk dihampiri salah satu pusat pertokoan besar di kawasan Bekasi Barat. Anak-anak pun memutuskan untuk makan siang di luar mall saja. Si bungsu pun langsung semangat googling dan mencari resto yang tak jauh dari titik kami berada. Tak sampai 10 menit kemudian nama Fogo Brazilian Barbeque di seputaran boulevard Sumarecon pun langsung kami sepakati tanpa ragu. Toh sudah paham kualitas sajian dan pelayanan dari dua pengalaman terdahulu. Jadi tak ada keraguan yang menyusup di antara empat perut lapar yang mendambakan makan di tempat enak ini.
Yok ah dine-in lagi di Fogo Brazilian Barbeque, surga para karnivor sejati. Kebetulan saya dan keluarga sudah lama tidak makan bareng di resto AYCE.


Mengandalkan petunjuk arah di google maps yang dipegang si bungsu, kami menyusur satu kawasan khusus yang tampak begitu tertata dibangun dan disiapkan oleh Sumarecon Bekasi. Melewati banyak ruko yang berjejer panjang dengan jalur yang lalu lintasnya lebih sepi, kawasan boulevard sudah kami gapai. Jika tidak salah asumsi, saya juga tadi sempat melewati beberapa deret apartemen yang menjulang tinggi dan sebuah jembatan besar yang dibangun di atas sebuah sungai yang berada di dekat bangunan bertumpuk itu. Kemegahan dan jejak pengembangan lingkungan terlihat sedang dalam tahap pertumbuhan yang ligat.
Tampak jelas bahwa Sumarecon Bekasi begitu bersemangat untuk menancapkan eksistensinya sebagai salah satu pengembang yang berpengaruh di kawasan Bekasi. Bahkan mungkin di beberapa daerah yang cukup bergengsi dengan lahan yang sangat luas, sepertinya halnya di Bandung dan Bogor.
Tak ingin nyasar, suami memutuskan untuk melambatkan laju mobil sembari menikmati banyaknya presentasi properti indah yang harus kami lewati.
Dengan sebuah danau buatan di satu sisi, Fogo Brazilian Barbeque tampak mudah terlihat dari kejauhan. Atapnya yang lancip dan signage yang ada di fasad depan bangunan menjadi penanda yang sangat membantu.
Tak lama seorang petugas tampak melambai dari kejauhan dan mengarahkan mobil kami untuk bergerak ke satu sisi yang masih lapang.
Kesibukan parkir sangat terlihat di seputaran tempat ini sesiangan itu karena selain Fogo Brazilian Barbeque, saya juga melihat beberapa rumah makan, kedai kecil yang berbentuk seperti pondokan kayu dengan rancang bangun yang sangat estetik. Semuanya begitu tertata di pinggiran danau berikut dengan beberapa taman yang mengelilinginya.
Melihat rapinya kawasan ini yang lengkap dengan pilihan rumah makan dan tempat berekreasi, saya yakin menghabiskan waktu di sini adalah alternatif entertainment yang mengasyikkan.

Karena memang datang di waktu jam makan siang dan melihat parkiran kendaraan serta antrian mulai mengular, kami berempat bergegas masuk ke dalam resto. Dua orang petugas tampak menyambut, menanyakan jumlah tamu, lalu mengantar kami ke tempat duduk yang pas untuk empat orang. Beruntung banget sedang tidak banyak reservasi. Jadi untuk tamu on-the-spot seperti kami tidak perlu menunggu lama, bahkan langsung mendapatkan tempat duduk sesuai pilihan.
Sejenak setelah kami duduk, petugas yang mengantarkan tadi langsung menyampaikan peraturan yang berlaku selama dine-in di Fogo Brazilian Barbeque mengikuti keputusan kami untuk memilih paket reguler senilai Rp125.000,00/pax sebelum pajak.
Beberapa hal yang disampaikan adalah bahwa hidangan buffet/prasmanan bebas untuk diambil sesuka hati tapi akan dikenakan denda senilai Rp50.000,00/100 gram jika ada asupan yang tidak dihabiskan. Waktu bersantap adalah 90 menit. Petugas akan datang untuk mengingatkan sekitar 5-10 menit sebelum masa dine-in berakhir.
Ada beberapa daging Churrasco khas Brazil (daging yang disajikan dalam tusukan besi) yang akan dibawa/diantar langsung oleh petugas (sistem sajian Churrascaria). Daging ini berbeda dengan apa yang disajikan di prasmanan karena dimasak dengan bumbu-bumbu pilihan dan dipanggang dengan sempurna seperti garlic, honey, dan butter. Kita bebas meminta berapa banyak daging yang ingin kita nikmati. Tapi karena ada denda tersebut di atas, kami berempat memutuskan untuk menikmati churrasco ini dalam jumlah terbatas dulu. Jika pun nanti ingin nambah ya gampang banget. Tinggal panggil petugasnya untuk memotongkan lagi.
Kehadiran churrasco ini sungguh menaikkan selera. Daging yang dipotongkan tuh terasa sekali nikmatnya. Dagingnya juicy, lembut, dan begitu mudah untuk dikunyah. Gurih, asin, dan manis, semua berpadu dengan begitu sempurna di lidah. Entertaining banget.
Pihak resto juga menyediakan jasa untuk menghangatkan kembali daging yang belum sempat habis. Dengan alat pembakar semprot atau dihangatkan kembali di dapur, daging tersebut jadi kembali fresh and easy to swallow.

Seperti biasanya, setelah kembali mendengar penjelasan dari petugas, saya memutuskan untuk berkeliling area prasmanan. Pilihannya sangat lengkap. Mulai dari berbagai pilihan karbo seperti nasi, spaghetti dan kentang. Juga ada pilihan sup dengan pilihan sambal yang tersusun rapi. Kemudian berbagai jajanan khas nusantara seperti aneka gorengan. Kemudian ada ayam goreng dan bakar.
Lalu iga bakar kecap yang menjadi favorit saya. Daging iganya tak begitu banyak karena mungkin potongan-potongan daging tersebut sudah diolah untuk sajian sup (barangkali). Tapi bumbu yang dilekatkan di asupan ini sungguh membuat saya ketagihan. Marinasinya terasa resap banget.
Satu lagi yang jadi favorit saya di Fogo Brazilian Barbeque adalah fresh salad nya. Padahal sama ajalah dengan sajian sayuran yang biasa ditawarkan oleh banyak resto lainnya. Namun entah dengan alasan apa saya begitu menikmati rasa segar yang berbeda di salad yang dihadirkan resto ini. Apalagi jika dinikmati bebarengan dengan iga bakar kecap yang sangat menggoda iman itu. Plus menjadi semakin membangkitkan nafsu makan ketika menambahkan fried onion (bawang bombay goreng tepung) yang begitu crispy.
Oia untuk menambah ras pada setiap asupan yang kita ambil, Fogo menyediakan beberapa dressing dan sauce seperti Chimichurri (coriander, parsley, onion, dan lemon juice), BBQ sauce (tomato sauce, tabasco, balsamic, dan palm sugar), TarTar sauce (mayo, egg, garlic, dan parsley), Chilli sauce (chilli pepper, vinegar, sugar, dan salt), Blackpepper sauce (black pepper, garlic, onion, dan soy sauce), Sambal Bawang (red chilli, onion, dan garlic) serta Tomato Salso (tomate, red onion, paprica, dan coriander). Kita bebas mengambil dan mencoba semua sauces ini sepuas mungkin. Wadah yang disediakan pun berupa tempat bersekat dengan kotak-kotak kecil. Saya sendiri lebih menyukai BBQ sauce dan itu saya letakkan di mangkuk kecil yang biasa digunakan sebagai mangkuk sambal soto. Jadi gak capek bolak-balik. Yang penting kan dihabiskan.
Tuh kan. Sembari menuliskan ini selera saya akan panggangan daging mendadak bangkit.
Dessert-nya juga lengkap tuh. Seperti halnya prasmanan yang kita temukan dimana-mana. Ada buah, puding, ice cream, dan berbagai jenis minuman segar dan minuman hangat. Bahkan saat saya motret berkeliling, pihak resto juga menyediakan popcorn yang self service. Kayaknya cocok juga buat anak-anak ya. Pilihan makanan penutupnya bisa ice cream atau popcorn itu.
Worth spending? Banget. Dengan Rp125.000,00/pax ++ dengan waktu makan 90 menit plus hidangan daging yang berkualitas, saya dan keluarga, yang memang karnivor sejati, sangat puas. Apalagi dari semua protein hewani, khususnya aneka daging yang kami nikmati, tak satu pun gagal selera dan rasa.


Ngomongin menu dan asupannya sudah, sekarang saya mau review sedikit tentang tempatnya. Selain tentu saja soal lingkungan yang sudah tak bahas di awal, kini tentang “jeroan” dan lingkungan sekitar Fogo Brazilian Barbeque Sumarecon Bekasi.
Satu yang pasti restonya rapi dan bersih. Pemilihan warna dan furniture-nya klop satu sama lain. Termasuk bunga dan tanaman artificial yang menjadi pelengkap dekorasi ruangan. Waktu buka pintu masuk tadi, ada satu dinding khusus bertaburan dedaunan yang dilengkapi dengan lighting box bertuliskan Fogo. Sebenarnya area ini bisa jadi spot foto yang asyik. Tapi karena letaknya terlalu mepet dengan meja penerimaan tamu, rada sulit untuk menemukan titik foto yang pas tanpa harus bocor atau mengganggu staff yang sedang bertugas dan sibuk lalu lalang.
Meja panjang dan kelengkapan prasmanan ditaruh di dekat dapur. Tidak luas. Tapi cukuplah untuk lalu lalang tamu yang bolak-balik ngambil makanan. Sebuah meja island berukuran sedang ditaruh di tengah area ini. Wadah sajian dibuat berkeliling/memutar meja ini agar arus pengantri tidak menumpuk. Selainnya ditaruh di beberapa meja yang ada di pinggir meja utama. Yang paling saya suka dari pusat sajian menu ini adalah komposisi keramik, warna cat, dan pencahayaan yang diatur apik sedemikian rupa. Istagenic untuk direkam via kamera. Penyajiannya juga mengikuti standard hotel. Masakan tertata di atas sementara peralatan makannya ada di rak bawah. Peralatannya juga terlihat well-maintained dan berfungsi dengan baik. Khususnya untuk menu yang butuh selalu dalam kondisi hangat seperti soto.
Jika menatap sekeliling, yang membuat ruangan ini tetap terlihat luas adalah pengaturan tempat duduknya berikut pemilihan warna soft furniture yang terpadu apik dengan materi lain yang ada di dalam resto. Pencahayaannya juga cukup karena sebagian besar dinding resto adalah kaca.
Salah satu sisi malah langsung terhubung dengan teras luar yang menghadap ke arah danau. Di sini juga ada banyak sekali tempat duduk. Ada beberapa dekorasi luar ruang yang unik seperti bajaj bercat merah yang terlihat sangat menarik perhatian. Seru banget berfoto di sana. Tapi meski teras luar dan taman ini terlihat luas, pihak Fogo membangun pagar khusus agar publik non-tamu resto tidak masuk ke dalam. For safety reasons dan rasa nyaman para tetamu juga pastinya ya.
Saat selesai bersantap, saya dan keluarga memutuskan untuk menyusur pinggir danau. Ternyata sungguh menarik. Sesiangan itu aja pengunjungnya berlimpah. Gak heran sih. Karena menurut info si bungsu di situ ada berbagai jenama dessert yang populer di kalangan pecinta jajan. Mulai dari cake, ice cream, dan semua yang serba coklat serta keju. Beneran asyik untuk nongkrong membunuh waktu sembari ngopi, ngeteh, bersantai dengan asupan penutup rasa setelah makan besar di Fogo tadi. Kalau mau sekedar mengisi lambung dengan yang ringan-ringan sembari menyore kelihatannya juga oke.
Suasananya pun tampak menyenangkan. Siang panas aja rame. Apalagi jika sore hari atau saat perpindahan terang ke malam hari. Tanaman hijau yang tumbuh disana-sini melahirkan nuansa teduh dan bikin adem hati. Gak heran jika di taman pinggir danau ini saya menemukan banyak anak berlarian, sekelompok remaja berkumpul sambil menikmati dessert, dan barisan keluarga yang duduk santai sambil mengobrol.
Setidaknya di tengah atau di dekat bangunan beton yang didirikan disana-sini, ada sarana dan area hiburan gratis untuk mendapatkan sejumput quality times yang disediakan oleh Sumarecon Bekasi.




Dari Kunjungan Terakhir Oktober 2025
Langkah-langkah saya kembali membawa ke Fogo Brazilian Barbeque di Sumarecon Bekasi ini pada Minggu, 26 Oktober 2025. Kebetulan di pagi harinya saya harus ke kompleks Harapan Indah dan menyempatkan diri mampir ke Naga Supermarket yang ada di kawasan Kranji untuk belanja bulanan. Saya, suami, dan si bungsu, kemudian melewati area Sumarecon sebelum masuk tol Bekasi Barat untuk kemudian mengantar si bungsu kembali ke apartemen lalu berkendara balik ke rumah di Cikarang.
Tiba di kawasan danau Sumarecon, barisan parkiran mobil sudah memenuhi setiap sudut lahan. Keriuhan terjadi begitu sesak dengan lautan manusia yang terlihat di setiap sudut. Rezekinya saya mendapatkan parkir pinggir jalan yang berada persis di depan RS Permata Keluarga yang berada di sisi yang berseberangan dengan Fogo Brazilian Barbeque dan beberapa kios makanan dan minuman yang berdiri di pinggir danau. Semua terlihat padat pengunjung.
Saat saya bertamu, Fogo sedang dipenuhi oleh kumpulan keluarga besar yang terlihat memenuhi setiap sudut tempat duduk. Lagu ulang tahun pun terdengar beberapa kali yang kemudian ditutup dengan tepuk tangan meriah dan tiup lilin di atas sebuah cake kecil yang disediakan Fogo. Para petugas tampak mengenakan dekorasi ultah. Lagu Ulang Tahun sejuta umat milik band Zamrud pun menggema dengan riang.
Selesai beberapa kali huru-hara ulang tahun, seorang petugas mengarahkan kami untuk mengambil area duduk khusus 4 orang yang belum direservasi. Sebuah info baru pun disampaikan dan membuat saya cukup bersemangat. Beberapa menu daging yang biasa dihidangkan di buffet sekarang diubah menjadi by request only serta disajikan di atas hot plate. Asupan tersebut dihidangkan panas di atas meja dengan wadah hitam yang terbuat dari cost iron dan kayu solid di bagian bawahnya. Kita diberikan keleluasaan untuk memilih sesuka kita tapi dengan catatan bahwa semuanya wajib dihabiskan.
Hidangan hot plate ini adalah Iga BBQ, Iga Bakar Kecap, Iga Back Pepper, Sate Ayam, Chicken BBQ, Chicken Steak, Sate Maranggi, Chicken Teriyaki, Chicken Black Pepper, Chicken Drum Taliwang, Jamaican Chicken Wings, Fettucine Alfredo, dan Spaghetti Bologneise. Atas kesepakatan kami bertiga, akhirnya pilihan jatuh kepada Iga Bakar Kecap (yang terlalu berlebihan kecapnya), Sate Maranggi, Jamaican Chicken Wings, Chicken Drum Taliwang, dan Fettucine Alfredo.
Untuk paket 3 AYCE REGULER dan 5 hot plate yang sudah dipesan, biaya yang dihabiskan adalah R542.091,00 dari harga asli Rp602.316,00 setelah mendapatkan diskon khusus dari MANDIRI POINT yang diambil dari CC suami. Harga ini sudah termasuk Service Charge 8% dan VAT 10%. Untuk makan sepuas dan sebanyak itu, final price sekitar 500-an ribu itu cukup reasonable menurut saya. Kelezatan buffet-nya tetap terjaga, pilihan minuman berlimpah, salad umami favorit saya, minuman free flow, bermangkuk-mangku ice cream, serta tawaran Churrasco yang tak henti datang ke meja.
Rangkaian “makan besar” yang begitu nikmat dan tak mengecewakan.
Perjalanan kuliner saya dan keluarga di Fogo Brazilian Barbeque di akhir pekan ini ditutup dengan sajian nanas bakar yang tersaji dalam tusukan besi sate yang besar yang juga digunakan untuk churassco. Kehadiran nanas bakar yang asem-asem dan bikin mata berkejap ini menandakan bahwa waktu makan kami di Fogo telah berakhir/selesai. Seorang petugas kembali menegaskan bahwa nanas bakar ini juga mengajak tamu untuk menghabiskan semua yang sudah dipesan sebelum akhirnya menutup kunjungan dengan melakukan transaksi pembayaran.





Menurunkan lambung yang sungguh sangat padat berisi, saya mengajak suami dan si bungsu untuk beranjangsana ke kavling BCBD di mana danau di dekat resto berada. Langit sesungguhnya mulai tampak menggelap tapi antusiasme publik untuk menyore sembari menjelajah beragam kuliner terlihat tak pun surut. Selain Fogo, di sini juga ada Aroem Resto & Cafe Bekasi – resto selera nusantara (persis berdampingan dengan Fogo), Greyhound Cafe Sumarecon Bekasi – resto dan cafe favorit, Kopi Nako, dan masih banyak lagi. Browsing deh di Google Maps, berlimpah betul pilihannya. Oia, nanti juga bakalan ada resto padang Pagi Sore yang sedang dalam tahap pembangunan. Kalau dilihat dari rancang gambarnya, mungkin ini akan jadi salah satu resto mereka yang termegah dan terbesar.
Can’t hardly wait indeed.
Menutup rangkaian jalan-jalan di BCBD, sekali ini saya menyempatkan diri berfoto untuk menetapi janji saya kepada Bapak Hendy Hertiasa. Seorang dosen DKV dan peneliti dari ITB yang pada 2023/2024 menyelesaikan disertasinya tentang 150 relief yang tersembunyi di basement Candi Borobudur. Presentasinya sendiri sempat saya lihat saat datang ke Festival Seni ITB yang berlangsung di kampus Ganesha ITB, 19 Oktober 2025. Saya mengenakan kaus bergambar IMBA – salah satu figure – dari KARMAWIBHANGGA yang dihadirkan dalam disertasi tersebut.
Untuk ini akan saya buatkan tulisan tersendiri dan exclusive pastinya.
Pengalaman di beberapa kali kunjungan ke Fogo Brazilian Barbeque di Sumarecon Bekasi ini sudah mengukir banyak pengalaman. Surga para karnivor sejati ini saya rekomendasikan kepada siapa pun yang ingin menjelajah ke salah satu kawasan jajan sembari menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga di Bekasi.








waw senengnya Mbak Annie bisa lihat langsung danau Summarecon
selama ini saya cuma nulis reviewnya, tapi malah belum pernah ke sana
eniwei tentang AYCE, saya tuh udah dikasi tau agar ngambil protein hewani dulu, baru kemudian karbo dan vegetable, eh selalu kalap lihat spaghetti dan fettuccini dan pasta lainnya.
Jadi deh kenyang duluan :D
Hahahaha iya Mbak. Strategi saya di AYCE juga gitu. Makan duluan proteinnya sambil diimbangi dengan salad biar gak seret. Yang lain sih jadi tambahan aja kalau perut masih mampu. Tapi yang pasti kalau di AYCE saya gak akan ngambil nasi atau pasta. Cuma anak-anak yang masih tergoda dengan pasta. Tapi biasanya mereka makannya berbagi.
Meskipun bisa ngambil daging sepuasnya tetap kudu sadar diri sama kemampuan perut ya, Kak. Ada denda yang harus kita bayar kalau nggak habis soalnya. Fresh saladnya itu menggoda banget.
Bener banget Mbak Yuni. Saya dan keluarga biasanya makan keroyokan untuk setiap pesanan yang ala carte. Supaya semua bisa dihabiskan.
Outlet cabangnyaa terbilang lumayan ya dan cukup rekomen untuk resto berkonsep AYCE apalagi penggemar daging. Sempet denger juga kualitas dagingnya bagus ga alot dan fresh. Apalagi jika dimasak secara sempurna serta dilengkapi bumbu2 yang lezat menggugah selera
Iya. Kualitas sajiannya enak dan berkualitas. Bikin nagih. Saya dan keluarga sampai beberapa kali berkunjung. Gak pernah bosan. Apalagi harganya termasuk lebih murah dibanding AYCE yang lain.
Tempat nyaman luas ini sih bikin betah apalagi menu nya mba daging nikmat banget yakk, dessert nya juga menggoda next harus deh ke Fogo Brazilian Barbeque. Restoran konsep AYCE dengan harga bersaing dan pilihan sajian daging yang lengkap