Skip to content
  • Home
  • About Me
  • Travel
  • Restaurant and Culinary
  • Hotel Review
  • Book Review
  • Film Review
  • PAPI
  • Annie Nugraha Handmade Jewelry

Book Review

Curhatan Bunda Milenial. Tak Kenal Waktu untuk Menimba Ilmu

July 25, 2022

Book Review

Keagungan Manah. Sebuah Kisah Tentang Cinta di Usia Senja

July 12, 2022

Book Review

TABIR. Menyingkap Rahasia Mera

July 4, 2022

Book Review

Kisah-kisah Pandemi. Buku Antologi Inspiratif Yang Bertabur Makna

April 27, 2022

Book Review

Hobi Yang Membuatku Bahagia. Ulasan Tentang Sebuah Buku Yang Menginspirasi

March 16, 2022

Book Review

Membumikan Diri Lewat Semeleh. The Journey of Self Love, Gratitude and Acceptance

February 22, 2022

Book Review

Menyelami Kisah Inspiratif 20 Blogger Indonesia Lewat Blog at First Sight

February 8, 2022

Book Review

DISCOVERING UZBEKISTAN. Sebuah Rangkaian Kisah Petualangan dan Perjalanan Seorang Diri Menyusuri Negeri 1001 Malam

November 22, 2021

Book Review

YATRA & MADHYAANTAR. Kecintaan Hakiki Atas India Dari Seorang Pengelana

November 1, 2021

Book Review

KOREA WANDERER. Sebuah Perjalanan Untuk Kembali Pulang

October 18, 2021

Previous 123456 Next

annie_nugraha

๐Ÿšบ Author, Jewelry Designer, Publisher
โ˜Ž๏ธ +62-811-108-582
๐Ÿ“ง annie.nugraha@gmail.com

๐Ÿ“‡๐Ÿ“๐Ÿ“šโœ… ๐Œ๐ž๐ซ๐ž๐ญ๐š๐ฌ ๐๐š๐ญ๐š๐ฌ ๐Œ๐ž๐ง๐ž๐ฆ๐›๐ฎ๐ฌ ๐๐ž๐ง๐ฎ๐š Satu lagi BUKU ๐Ÿ“‡๐Ÿ“๐Ÿ“šโœ… ๐Œ๐ž๐ซ๐ž๐ญ๐š๐ฌ ๐๐š๐ญ๐š๐ฌ ๐Œ๐ž๐ง๐ž๐ฆ๐›๐ฎ๐ฌ ๐๐ž๐ง๐ฎ๐š

Satu lagi BUKU ANTOLOGI saya bersama 14 orang kontributor yang bergabung di komunitas Pondok Antologi Penulis Indonesia (PAPI).

Memaknai judul yang dihadirkan, saya dan teman-teman menyajikan beragam pengalaman saat menjelajah banyak tempat yang jaraknya ribuan kilometer dari tanah air. Gado-gado keseruan pun hadir. Tempat yang indah, tematik, unik, estetik, hingga bertemu banyak orang yang kemudian menjadi bagian dari memori indah sepanjang masa.

Saya sendiri menulis tiga artikel sewaktu jalan-jalan di Turki. Tentang Masjid Sultan Eyup yang megah dan historikal, Taksim Square di Istanbul yang sesak wisatawan, hingga memegang salju di Erciyes. Saat menuliskannya, hati mendadak menghangat. Berharap untuk bisa kembali.

Oiya, buku ini masuk periode PO dari 241026 hingga 071126 dengan harga 110K/eks (belum termasuk ongkir dari Cikarang). Kontak saya di 0811-108-582 jika berkenan mengadopsi ya.

Salam literasi.

#bukuantologi #meretasbatasmenembusbenua #pondokantologipenulisindonesia #annienugrahamediatama #indonesianauthor
๐Ÿœ๐Ÿš๐Ÿ‘จโ€๐Ÿณ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ ๐—ฃ๐—›๐—ขโ€™๐Ÿฎ๐Ÿฐ ๐—ฉ๐—ถ๐—ฒ๐˜๐—ป๐—ฎ๐—บ๐—ฒ๐˜€๐—ฒ, ๐—ง๐—œ๐—ฆ ๐—ฆ๐—พ๐˜‚๐—ฎ๐—ฟ๐—ฒ ๐—ง๐—ฒ๐—ฏ๐—ฒ๐˜ ๐—๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ๐˜ ๐Ÿœ๐Ÿš๐Ÿ‘จโ€๐Ÿณ๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ณ ๐—ฃ๐—›๐—ขโ€™๐Ÿฎ๐Ÿฐ ๐—ฉ๐—ถ๐—ฒ๐˜๐—ป๐—ฎ๐—บ๐—ฒ๐˜€๐—ฒ, ๐—ง๐—œ๐—ฆ ๐—ฆ๐—พ๐˜‚๐—ฎ๐—ฟ๐—ฒ ๐—ง๐—ฒ๐—ฏ๐—ฒ๐˜ ๐—๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ๐˜๐—ฎ @pho24indonesia 

Udah lama banget gak main ke TIS Square Tebet. Padahal sering banget ngelewatin. Ternyata tempatnya sudah senyap betul. Padahal dulu ramenya ampun-ampunan. Suka gagal nongkrong karena susah cari parkir.

Menjawab penasaran, saya mampir dan akhirnya mencoba masakan Vietnam. Pho, Bun, dan Fried Vietnamese Spring Roll. Duh entertaining banget di lidah. Isiannya fresh dengan skala sajian hangat yang ramah memanjakan rasa. Bun All yang saya pesan tandas tak tersisa. Padahal kuantitasnya yahud betul. Saya sampe gak sanggup makan lagi hingga keesokan harinya.

Semoga kapan-kapan bisa mampir lagi. Duduk di ruangan AC yang lebih adem dan nyaman. Pesen minuman dingin bergelas-gelas biar leher gak kerontang.

@foodbloggeridcommunity 

#pho24vietnamese #phoindonesia #kulinertebetjakarta #annienugraha #foodblogger
๐Ÿง‘โ€๐Ÿง’โ€๐Ÿง’๐Ÿ˜˜๐Ÿ’•โœ… Acara pernikahan seringkali jadi ajang re ๐Ÿง‘โ€๐Ÿง’โ€๐Ÿง’๐Ÿ˜˜๐Ÿ’•โœ… Acara pernikahan seringkali jadi ajang reuni dan temu kangen. Seperti halnya resepsi pernikahan keponakan yang satu ini.

Puluhan tahun tak menyapa langsung, berbab-bab canda tawa dan memori, terangkat seru diiringi gelak tawa yang lepas di udara. Mereka yang hadir di foto ini bukan sekedar sepupu. Tapi juga adalah tetangga di masa kecil, teman main di sore hari, dan konco lawas dengan ribuan memori kenakalan dan keseruan di masa piyik. Meski akhirnya saya hidup nomaden mengikuti Ayah yang terus dimutasi kantor ke berbagai daerah dan negara, dunia maya akhirnya mampu menguatkan silaturahim itu kembali.

Senantiasa sehat saudara-saudaraku. Semoga jalinan kasih kita terus terikat meski usia semakin bertambah.

#reunikeluarga #acarakeluarga #balaisudirmanjakarta #annienugraha #indonesianauthor
๐Ÿ“๐Ÿ“‡๐Ÿ“š๐Ÿ“โœ…๐–๐ข๐ฌ๐ฆ๐š ๐‡๐š๐›๐ข๐›๐ข๐ž ๐€๐ข๐ง๐ฎ๐ง, ๐๐š๐ญ๐ซ๐š ๐Š๐ฎ๐ง๐ข๐ง๐ ๐š๐ง, ๐‰๐š๐ค๐š๐ซ๐ญ๐š ๐Ÿ“๐Ÿ“‡๐Ÿ“š๐Ÿ“โœ…๐–๐ข๐ฌ๐ฆ๐š ๐‡๐š๐›๐ข๐›๐ข๐ž ๐€๐ข๐ง๐ฎ๐ง, ๐๐š๐ญ๐ซ๐š ๐Š๐ฎ๐ง๐ข๐ง๐ ๐š๐ง, ๐‰๐š๐ค๐š๐ซ๐ญ๐š @wismahabibieainun 

Di 10 Oktober 2026 yang lalu, saya akhirnya bisa bertamu di ๐–๐ข๐ฌ๐ฆ๐š ๐‡๐š๐›๐ข๐›๐ข๐ž ๐€๐ข๐ง๐ฎ๐ง dalam rangka memenuhi program khusus TUR SEJARAH dengan tajuk ๐‘๐ฎ๐š๐ง๐  ๐๐š๐œ๐š ๐‚๐ฎ๐œ๐ฎ ๐ˆ๐ง๐ญ๐ž๐ฅ๐ž๐ค๐ญ๐ฎ๐š๐ฅ ๐•๐จ๐ฅ. ๐Ÿ’.

Saya bersiap dan mengenakan gamis batik yang saya beli dari Indramayu.  Salah satu gamis kesukaan karena ukuran dan cutting nya begitu pas di badan.  Mengenakan batik atau wastra nusantara adalah salah satu syarat untuk bertamu di wisma ini.  Saya setuju.  Selain value dari budaya, mengenakan outfit dengan konsep keduanya mengajak kita untuk setia melestarikan kekayaan budaya nusantara.

Acaranya sendiri berlangsung cukup seru.  Setiap tamu diajak untuk membawa buku (khususnya koleksi pribadi). Dibaca di ruang perpustakaan bersama-sama dengan tamu lainnya.  Rangkaian silent reading sekitar satu jam yang jarang bisa saya nikmati.

Selain aktivitas membaca, pihak tuan rumah juga menghadirkan presentasi dan diskusi kecil tentang โ€œMembaca Cara Berpikirโ€ yang dipandu oleh salah seorang cucu dari keponakan Bapak Habibie.

Satu yang begitu berkesan untuk saya pribadi adalah perpustakaannya.  Di tengah cuaca panas yang menerjang tubuh, membaca di dalam ruangan yang bersuhu dingin, melahirkan rasa betah yang tak terkira. 

Pihak penyelenggara pun menyajikan Es Kelapa Cincau dan Rempang (Rempeyek Pisang) yang sering disajikan oleh Ibu Ainun untuk setiap tamu yang datang ke rumah ini.

Rumahnya sendiri terlihat begitu terawat, bersih, dengan berbagai peninggalan lama seperti koleksi miniatur pesawat terbang, patung-patung, lukisan, dan foto-foto.

Menyenangkan sekaligus mengesankan.

#wismahabibieainun #ruangbaca #tursejarah #annienugraha #indonesianauthor
๐Ÿงฏ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‘ฉโ€๐Ÿš’๐Ÿชต Jangan pernah lelah melawan kedzaliman. Jan ๐Ÿงฏ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ‘ฉโ€๐Ÿš’๐Ÿชต Jangan pernah lelah melawan kedzaliman. Jangan pernah menyerah dengan mereka yang sudah membuat negeri ini luluh lantak. Turunkan mereka yang tak amanah. Tak punya kompetensi memegang tanggung jawab yang sudah diberikan. Rakyat sesungguhnya lah pemegang tampuk tertinggi di negara ini #lawankedzaliman
๐Ÿ“š๐Ÿ“๐Ÿ“‡โœ… ๐‹๐„๐ˆ๐ƒ๐„๐ ๐Ÿ๐Ÿ—๐Ÿ๐ŸŽ-๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐ŸŽ | Hasbunallah Haris @hariiis ๐Ÿ“š๐Ÿ“๐Ÿ“‡โœ… ๐‹๐„๐ˆ๐ƒ๐„๐ ๐Ÿ๐Ÿ—๐Ÿ๐ŸŽ-๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐ŸŽ | Hasbunallah Haris @hariiiss__ 

Pemenang ke-2 dari Sayembara Novel - Dewan Kesenian Jakarta di 2023 ini, bikin saya terus membaca karena penasaran dari awal sampai akhir.  Konflik yang terbangun terbentang seru di setiap bagian cerita.  Dan itu tersusun runut banget, ketegangannya tertata, dengan para tokoh yang tidak melebar kesana-kemari.  Fokus pada satu permasalahan meski sesungguhnya melibatkan efek historikal yang terjadi dalam jangka waktu yang lama.

Syamil, sang tokoh utama, seorang mahasiswa sejarah, diceritakan bertemu dengan berbagai tokoh yang menceburkan dia pada jejak sejarah harta karun yang dicatat oleh seorang tentara Belanda (Alex van der Meer) yang dulu bertugas di Padang lewat rangkaian naskah kuno berusia ratusan tahun.  Garis keturunan Alex lah yang akhirnya menggeret Syamil untuk tak bisa menolak untuk terlibat.

Usahanya lalu membawa dirinya terjebak pada diketemukan nya sebuah kawasan/desa yang โ€”dalam sebuah legendaโ€” adalah tempat yang nyata dan tidak nyata, dipercaya dan tidak dipercaya, lalu terlihat memiliki harta karun yang di luar nalar manusia dengan โ€œpara penjagaโ€ yang dulunya hanya diketahui dan diceritakan secara turun temurun.

Hingga di ujung cerita Syamil jadi tahu bahwa ada kelompok Gagak Merah yang mempunyai tujuan untuk menguasai harta tersembunyi di saat Sumatera Barat dijajah oleh kompeni.

๐€๐๐š ๐ฌ๐š๐ญ๐ฎ ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐ฌ๐š๐ฒ๐š ๐ซ๐š๐ฌ๐š ๐ค๐ฎ๐ซ๐š๐ง๐  ๐ฉ๐š๐ฌ ๐š๐๐š๐ฅ๐š๐ก ๐ฃ๐ฎ๐๐ฎ๐ฅ ๐›๐ฎ๐ค๐ฎ๐ง๐ฒ๐š.  Karena LEIDEN hanyalah satu dari jutaan kata yang menunjukkan di mana banyak info tentang nusantara tersimpan dengan baik dan rapi.  Apa usulannya? Jujurly โ€”sampai saat saya mengetik review iniโ€” judul versi saya tuh belum mampir di pikiran.

Worth reading? So pasti.  Setiap BAB mengajak kita berkelana antara Sumatera Barat dan Belanda.  Bahwa harta karun itu โ€”yang terkumpulkan saat Belanda menjajahโ€” bisa jadi benar-benar ada.

#buku #Leiden19202022 #novel #annienugraha #bookreviewer
Follow on Instagram

About Me

Hai Temans. Terima kasih sudah mampir di blog saya. Ruang bercerita yang berisikan rangkaian produk literasi yang berhubungan dengan kegiatan saya sehari-hari sebagai seorang blogger, book author, crafter, dan publisher. Selamat membaca. Semoga blog ini membawa manfaat bagi siapa pun yang membacanya.
Untuk kerjasama silahkan hubungi saya di annie.nugraha@gmail.com atau WA +62-811-108-582

Follow Us

categories

Travel
Culinary Review
Hotel Review
Book Review
Film Review
Design with Canva
Annie Nugraha Handmade Jewelry
Pondok Antologi Penulis Indonesia

ยฉ 2022 NEWSROOM โ€ข Built with GeneratePress

Home

About us

Contact

  • Home
  • Business
  • Community
  • Education
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Travel